
BOGOR – Halal Corridor hadir dalam kegiatan pelatihan pasteurisasi bertajuk Workshop Bikin Produk Lebih Awet Tanpa Bahan Pengawet yang diinisiasi oleh Teras Halal, lembaga pengembangan UMKM, di Cafe Meatly, Bogor, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang menghadirkan Muhammad Eka Pramudita, S.TP. sebagai pemateri ini diikuti sekitar 45 peserta dari kalangan pelaku usaha. Selain mengikuti pelatihan, peserta juga berkesempatan berkonsultasi mengenai kebutuhan legalitas dan pengembangan bisnis melalui booth Halal Corridor.
Dalam kegiatan ini, Halal Corridor hadir sebagai konsultan bisnis yang membantu pelaku UMKM memahami berbagai kebutuhan perizinan, mulai dari sertifikasi halal hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Halal Corridor juga memberikan edukasi mengenai Wajib Halal Oktober 2026 yang mulai berlaku pada 18 Oktober 2026 sesuai ketentuan.
Baca Artikel Menarik Lainnya: Warga Tangsel, Ada Fasilitasi Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM Nih!
Antusiasme peserta terlihat dari pelaku usaha yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kendala bisnis mereka. Salah satunya adalah pelaku usaha minuman berbahan dasar air kelapa yang membutuhkan bantuan dalam pengurusan HAKI.
Kebutuhan ini menunjukkan bahwa legalitas dan perlindungan usaha menjadi perhatian penting bagi UMKM yang ingin mengembangkan produknya dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Namun, proses perizinan dan sertifikasi kerap menjadi tantangan bagi pelaku usaha yang belum memahami tahapan maupun persyaratan yang harus dipenuhi.
Melalui kegiatan ini, Halal Corridor berharap semakin banyak pelaku UMKM mendapatkan informasi dan pendampingan yang tepat untuk mengatasi kendala tersebut.
Kehadiran Halal Corridor juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran bahwa legalitas usaha, sertifikasi halal, dan perlindungan merek merupakan bagian penting dari strategi pengembangan bisnis UMKM, bukan sekadar pemenuhan administrasi.
Dengan pendampingan yang sesuai kebutuhan, pelaku usaha diharapkan dapat lebih siap mengembangkan produk, memperluas pemasaran, dan meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar. (AL)


Tinggalkan Balasan