Ajinomoto Perkuat Jaminan Halal Gudang Penyimpanan, Industri Lain Kapan Menyusul?

HALAL CORRIDOR – Menjamin kehalalan produk tidak cukup hanya dengan memastikan bahan baku dan proses produksinya memenuhi ketentuan halal. Penyimpanan hingga distribusi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kehalalan produk sebelum sampai ke tangan konsumen.

Hal inilah yang diperkuat Grup Ajinomoto Indonesia melalui sertifikasi halal jasa penyimpanan untuk seluruh gudang cabang PT Ajinomoto Sales Indonesia di lima kota besar di Indonesia.

Dilansir dari laman Kontan, Rabu, (28/10) Kelima gudang tersebut berlokasi di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Semarang.

Pencapaian ini menjadi bagian dari penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang mencakup seluruh rantai bisnis perusahaan, mulai dari pengembangan dan pembelian bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi produk kepada konsumen.

Langkah Ajinomoto tersebut menunjukkan bahwa komitmen halal perlu diterapkan secara menyeluruh, bukan hanya berfokus pada produk akhir.

Bagi industri yang ingin meningkatkan kepercayaan konsumen, penerapan sistem jaminan halal yang terintegrasi dapat menjadi bagian penting dari pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab.

Sertifikat Halal Jasa Penyimpanan diserahkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kepada Direktur PT Ajinomoto Sales Indonesia, Ayi Syuhada, pada 19 Agustus 2026.

Direktur sekaligus Koordinator Auditor Halal Internal PT Ajinomoto Indonesia, Hermawan Prajudi, menjelaskan bahwa sertifikasi seluruh gudang cabang merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat sistem jaminan halal dari hulu hingga hilir.

Dalam keterangan resmi pada 27 Oktober 2026, Hermawan menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bertujuan memastikan kehalalan produk tetap terjaga hingga diterima konsumen.

Sistem yang terintegrasi juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang aman, berkualitas, dan terjamin kehalalannya.

Baca Artikel Menarik Lainnya: Wajib Halal 2028, Ternyata Tidak Semua Produk Punya Tenggat yang Sama!

Untuk memenuhi persyaratan sertifikasi, perusahaan menerapkan sejumlah standar pengelolaan gudang. Langkah tersebut meliputi pelatihan personel, pengawasan penyimpanan, penerapan prosedur operasional sesuai ketentuan halal, serta evaluasi berkala.

Apa yang dilakukan Ajinomoto dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain bahwa komitmen halal perlu diwujudkan melalui sistem yang konsisten.

Tidak cukup hanya memastikan bahan baku telah memenuhi ketentuan halal, perusahaan juga perlu memperhatikan proses produksi, penyimpanan, dan distribusi sesuai dengan karakteristik kegiatan usahanya.

Terlebih, kepercayaan konsumen tidak hanya dibangun melalui kualitas produk, tetapi juga melalui kepastian bahwa aspek halal diperhatikan secara serius. Bagi konsumen Muslim, jaminan tersebut memberikan rasa aman dalam memilih produk yang dikonsumsi maupun digunakan.

Komitmen seperti yang ditunjukkan Ajinomoto dapat dimulai oleh perusahaan lain melalui persiapan yang terarah. Pelaku usaha tidak harus menunggu hingga menghadapi kendala untuk mengevaluasi kesiapan sistem halal dalam bisnisnya.

Halal Corridor hadir sebagai mitra konsultasi bagi pelaku usaha dan industri yang ingin memahami persyaratan serta mempersiapkan sertifikasi halal sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

Melalui konsultasi awal atau asesmen, perusahaan dapat mendiskusikan kesiapan dokumen, bahan baku, proses produksi, serta kebutuhan sertifikasi yang relevan dengan kegiatan usahanya. (AL)

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *