Wajib Halal Oktober Diundur, Saatnya Pelaku Usaha Persiapkan Hal Ini

Dokumen untuk Sertifikasi Halal (freepik)

HALAL CORRIDOR – Kewajiban sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman menjadi perhatian penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Adanya penyesuaian jadwal penerapan kewajiban halal pada Oktober 2026 menjadi Oktober 2028 memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Meski demikian, pelaku usaha sebaiknya tidak menunda persiapan. Kelengkapan dokumen dan kesesuaian bahan baku menjadi faktor penting agar proses pengajuan sertifikasi halal dapat berjalan lebih lancar. Beirkut hal yang bisa dipersiapkan sejak dini:

Baca Artikel Menarik Lainnya: Wajib Halal Diundur hingga 2028, Apa Saja yang Berubah?

1. Mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB)

NIB merupakan identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dokumen ini perlu dipersiapkan sebagai bagian dari administrasi usaha sebelum mengajukan sertifikasi halal.

Pelaku UMKM yang belum memiliki NIB dapat mengurusnya melalui sistem OSS sesuai dengan data dan ketentuan yang berlaku.

2. Melengkapi Dokumen Produk

Pelaku usaha perlu menyiapkan informasi produk secara jelas dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dokumen yang dapat dipersiapkan meliputi foto produk, daftar bahan yang digunakan, serta penjelasan mengenai proses pembuatan produk.

Informasi tersebut membantu proses pemeriksaan untuk memastikan bahan dan proses produksi memenuhi persyaratan halal sesuai dengan jalur pengajuan yang dipilih.

3. Menyiapkan Bukti Pembelian Bahan dan Penjualan Produk

Dokumen transaksi juga perlu ditata dengan baik. Pelaku usaha dapat mengumpulkan bukti pembelian bahan baku, seperti nota atau faktur dari pemasok, serta dokumen penjualan produk yang tersedia.

Pencatatan ini membantu pelaku usaha menelusuri asal bahan dan alur usaha. Pastikan dokumen yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan serta mekanisme sertifikasi halal yang digunakan.

4. Mengikuti Pelatihan Penyelia Halal

Penyelia halal memiliki peran dalam mengawasi penerapan proses produk halal di lingkungan usaha. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami persyaratan penyelia halal dan mengikuti pelatihan apabila diwajibkan sesuai jalur sertifikasi yang dipilih.

Dengan memahami tanggung jawab tersebut, pelaku usaha dapat lebih siap menjaga konsistensi bahan baku dan proses produksi agar tetap memenuhi ketentuan halal.

5. Memastikan Bahan Baku yang Digunakan Halal

Bahan baku menjadi salah satu aspek penting dalam pengajuan sertifikasi halal. Pelaku usaha disarankan memeriksa status halal setiap bahan yang digunakan, termasuk bahan tambahan dan bahan penolong dalam proses produksi.

Jika memungkinkan, gunakan bahan yang sudah memiliki sertifikat halal dari lembaga berwenang. Apabila bahan yang digunakan belum memiliki kejelasan status halal, pelaku usaha perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau mempertimbangkan bahan alternatif yang sesuai.

Persiapan ini dapat membantu mengurangi kendala dalam proses pengajuan. Namun, penggunaan bahan bersertifikat halal tidak otomatis menjamin sertifikasi produk terbit karena seluruh persyaratan bahan, proses, dan dokumen tetap harus dipenuhi.

Perlu diingat, persiapan sertifikasi halal itu bukan hanya tentang melengkapi dokumen, tetapi juga memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan menyiapkan administrasi, informasi produk, bukti transaksi, serta bahan baku sejak awal, pelaku usaha dapat mengurangi risiko kekurangan dokumen saat pengajuan.

Pelaku usaha juga perlu memastikan jalur sertifikasi yang sesuai dengan skala usaha dan karakteristik produknya, baik melalui mekanisme self declare apabila memenuhi kriteria maupun jalur reguler.

Halal Corridor Siap Mendampingi Persiapan Usaha

Bagi pelaku usaha yang masih bingung memulai persiapan sertifikasi halal, Halal Corridor hadir sebagai mitra konsultasi untuk membantu memahami persyaratan dan tahapan yang perlu dipenuhi.

Mulai dari persiapan dokumen usaha dan produk, pemeriksaan kesiapan bahan baku, hingga konsultasi mengenai jalur pengajuan sertifikasi halal yang sesuai, pelaku usaha dapat mendiskusikan kebutuhannya bersama tim Halal Corridor.

Jangan menunggu hingga mendekati batas waktu. Manfaatkan waktu yang tersedia untuk membenahi dokumen dan proses produksi agar usaha semakin siap memenuhi ketentuan halal.

Ingin berkonsultasi mengenai persiapan sertifikasi halal untuk usaha Anda? Hubungi tim Halal Corridor untuk berdiskusi mengenai kebutuhan dan tahapan yang perlu dipersiapkan. (AL)

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *