Apa Bedanya KBLI 2020 dengan 2025? Ini Penjelasannya

HALAL CORRIDOR – Pelaku usaha mungkin mulai menemukan istilah KBLI 2025 dan bertanya-tanya, apakah harus mengganti KBLI 2020 yang selama ini tercantum dalam NIB?

Jawabannya, tidak selalu.

KBLI 2025 merupakan pembaruan dari KBLI 2020 yang digunakan untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha di Indonesia. BPS telah menyediakan tabel konversi untuk membantu pelaku usaha melihat perubahan kode dari KBLI 2020 ke KBLI 2025.

Apa Bedanya KBLI 2020 dan KBLI 2025?

Baca Artikel Menarik Lainnya: Mau Daftar Sertifikasi Halal? Ini yang Harus Dipersiapkan!

Perubahan KBLI dilakukan untuk menyesuaikan klasifikasi kegiatan usaha dengan perkembangan ekonomi dan jenis usaha yang semakin beragam.

Dalam proses konversinya, tidak semua kode KBLI mengalami perubahan. Di sistem OSS, perubahan dapat berupa kode yang tetap, berubah, dipecah menjadi beberapa kode, digabung, atau ditata ulang.

Artinya, pelaku usaha tidak perlu langsung panik ketika mendengar adanya KBLI 2025.

Punya NIB dengan KBLI 2020, Harus Bikin Izin Baru?

Tidak.

Pemerintah menegaskan bahwa perizinan usaha yang sudah terbit sebelum implementasi KBLI 2025 tetap berlaku. Pelaku usaha juga tidak diwajibkan mengurus perizinan baru hanya karena adanya perubahan KBLI.

Jika perubahan hanya berupa penyesuaian kode dan tidak mengubah substansi kegiatan usaha, konversi dapat dilakukan melalui sistem OSS dan AHU, termasuk secara otomatis sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.

Namun, jika terdapat perubahan pada maksud, tujuan, atau ruang lingkup kegiatan usaha, pelaku usaha perlu melakukan penyesuaian data melalui OSS/AHU.

Jadi, Pelaku Usaha Harus Cek Apa?

Yang paling penting adalah jangan hanya melihat nomor KBLI-nya. Periksa juga apakah uraian kegiatan usaha dan ruang lingkupnya masih sesuai dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.

OSS telah menyediakan fitur Konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025. Pelaku usaha cukup memasukkan kode KBLI atau kata kunci kegiatan usahanya untuk melihat perubahan dan padanannya.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa mengetahui apakah KBLI yang digunakan tetap, berubah, dipecah, atau digabung dalam KBLI 2025.

Jangan Asal Pilih KBLI

KBLI bukan sekadar nomor yang tercantum di NIB. Kode tersebut berkaitan dengan kegiatan usaha dan ketentuan perizinan yang berlaku.

Karena itu, sebelum mengubah atau menambahkan KBLI, pastikan kode yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan usaha.

Sudah cek KBLI usahamu? Jangan sampai kegiatan usaha sudah berubah, tetapi KBLI di NIB belum sesuai.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *